Mei 23, 2018



๐Ÿƒ๐ŸŒป Donasi Kegiatan Semarak Ramadhan Muwahhidin 1439 H Lembaga Rumah Amal Muwahhidin ๐ŸŒป๐Ÿƒ

        
             ═══ ❁✿❁ ═══

          ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…
๐ŸŽ Kesempatan Emas Beramal Shalih di Bulan Berkah
#Yuk berlomba-lomba dalam kebaikan, Siapa cepat berdonasi dia yang dapat ๐Ÿ‘‡

Alhamdulillah, kita bersyukur atas karunia yg telah diberikan oleh Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ kepada kita selama ini.
Lembaga RAM selalu berkomitmen menyelenggarakan kegiatan tahunan yaitu Semarak Ramadhan Muwahhidin, adapun tujuan kegiatan ini untuk menebar kebaikan dan saling berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan Ramadhan

Adapun rangkaian kegiatan Semarak Ramadhan Muwahhidin 1439 H lembaga Rumah Amal Muwahhidin sebagai berikut:
1. Belajar Bahasa Arab
⏳Sabtu - Ahad pagi (08.00-09.30 WIB, 19 Sya’ban - 15 Ramadhan 1439 H)

2. Buka Puasa bersama di 3 Panti Asuhan/Fuqoro' Berbeda
⏳Sesi 1 : 5 Ramadhan 1439 H
⏳Sesi 2: 16 Ramadhan 1439 H
⏳Sesi 3 : 21 Ramadhan 1438 H

3. Muslimah Berbagi
⏳8 Ramadhan 1438 H

4. Buka Puasa di Surau Miftahul Jannah bersama Warga Sekitar Sekretariat Lembaga Rumah Amal Muwahhidin
⏳10 Ramadhan 1439 H

5. Bakti Sosial di Desa Mualaf, Kec. Pahauman, Kab. Landak
⏳17-18 Ramadhan 1439 H

6. I’tikaf
⏳20 - 25 Ramadhan 1439 H

7. Dauroh Islam Ilmiah Pasca Ramadhan Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam
⏳7- 10 Syawal 1439 H

Adapun hal-hal yang dibutuhkan untuk kegiatan ini sebagai berikut:

1. Snack Ifthor 710 buah, dana yang dibutuhkan Rp. 4.400.000,-

2. Nasi kotak 1.173 porsi (Untuk buka bersama di 3 Panti Asuhan/Fuqoro' berbeda, buka bersama bersama masyarakat di pahuman dan konsumsi kajian intensif), dana yang dibutuhkan Rp. 24.010.000,-

3. Paket Sembako 85 Buah, dana yang dibutuhkan Rp. 8.200.000

4. Transportasi dana yang dibutuhkan Rp. 7.250.000,-

5. Keperluan Bakti Sosial perkampungan mu'alaf dan muslim minoritas di Kab. Landak di beberapa titik:
 ➖ Perkampungan Muallaf Dusun Otobasa Desa Keranji Paidang Kec.  Sengah Temila yaitu: Bukber dan Ceramah Agama serta Pembagian Sembako
 ➖ Perkampungan Muslim Minoritas di Dusun Bandang Desa Keranji Kec.  Sengah Temila berupa: Bukber,  ceramah,  pembagian sembako,  Sajadah gulung, plang surau, derum penampung air wudhu, penerangan, dan operasional surau.
 ➖ Pemakaman Muslim di Desa Keratop Kec.  Sengah Temila berupa: Pembuatan pagar semen dan pemasangan plang makam.
Adapun dana yang dibutuhkan Rp. 8.000.000,-

6. Modul dauroh sebanyak 285 buah dana yang dibutuhkan Rp. 5.525.000,-

7. Operasional kegiatan Rp. 12.511.000

Adapun total dana yang diperlukan sebesar Rp. 69.896.000

Untuk itu kami mengajak kaum muslimin untuk ikut andil dalam menginfaqkan sebagian rezekinya. Donasi bisa berbentuk Uang dan barang. Donasi ini dibuka hingga Jum'at, 16 Ramadhan 1439 H | 1 Juni 2018 pukul 13.00 WIB.

Bagi yang ingin berinfaq, caranya bisa:

1. ๐Ÿก Uang Cash atau barang ➡ langsung ke sekretariat RAM
2. ๐Ÿ’ณ Transfer ke No. Rek.  7118788464 a.n. PANRAM L. Rumah Amal Muwahhidin (Bank Syariah Mandiri ).

Kemudian diharapkan konfirmasi dengan mengirimkan SMS atau WA ke nomor +62 821-4848-2033 dengan format:

NAMA#TUJUAN_DONASI#JLH_TRANSFER#ALAMAT_KEDIAMAN
Contoh: Abdullah#Donasi Kegiatan SRM# Rp. 1.000.000,-#Jl. HOS Cokroaminoto (Merdeka Timur) Gg.Bersatu No.32 Pontianak, Kalimantan Barat


Atas partisipasinya kami ucapkan ุฌุฒุงูƒ ุงู„ู„ู‡ُ ุฎูŠุฑًุง

Semoga Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ senantiasa menerima dan membalas amal kebaikan kita, aamiin.

Allah Ta'ala berfirman yang artinya:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Q. S. Al-Baqoroh: 261)

Info lebih lanjut
hubungi: ๐Ÿ“ž✉ +62 821-4848-2033

---
๐ŸŒ Untuk informasi update kegiatan lembaga RAM, silahkan kunjungi website kami di:
http://www.ram.or.id

▶ Serta social media resmi lembaga:
www.facebook.com/rampontianak
www.instagram.com/rampontianak
www.twitter.com/rampontianak

---
Mengetahui Pembina Lembaga RAM:

Ustadz Dr. Abdullah Roy, Lc, MA
Ustadz Abu Nasyhita Ridwan, A.Md, S.Pd.I.

Yuk bantu share! Semoga menjadi amal kebaikan.

#SemarakRamadhanMuwahhidin #1439Hijriyah




Mei 14, 2018


Bersiap untuk Ramadhan



Wahai kaum muslimin, hendaknya kita mengetahui bahwa salah satu nikmat yang banyak disyukuri meski oleh seorang yang lalai adalah nikmat ditundanya ajal dan sampainya kita di bulan Ramadhan. Tentunya jika diri ini menyadari tingginya tumpukan dosa yang menggunung, maka pastilah kita sangat berharap untuk dapat menjumpai bulan Ramadhan dan mereguk berbagai manfaat di dalamnya.
Bersyukurlah atas nikmat ini. Betapa Allah ta’ala senantiasa melihat kemaksiatan kita sepanjang tahun, tetapi Dia menutupi aib kita, memaafkan dan menunda kematian kita sampai bisa berjumpa kembali dengan Ramadhan.

Ketidaksiapan yang Berbuah Pahit
Imam Abu Bakr Az Zur’i rahimahullah memaparkan dua perkara yang wajib kita waspadai. Salah satunya adalah [ุงَู„ุชَّู‡َุงูˆُู†ُ ุจِุงู„ْุฃَู…ْุฑِ ุฅِุฐَุง ุญَุถَุฑَ ูˆَู‚ْุชُู‡ُ], yaitu kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya. Ketidaksiapan tersebut salah satu bentuk meremehkan perintah. Akibatnya pun sangat besar, yaitu kelemahan untuk menjalankan kewajiban tersebut dan terhalang dari ridha-Nya. Kedua dampak tersebut merupakan hukuman atas ketidaksiapan dalam menjalankan kewajiban yang telah nampak di depan mata.[1]

Abu Bakr Az Zur’i menyitir firman Allah ta’ala berikut,

ูَุฅِู†ْ ุฑَุฌَุนَูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฅِู„َู‰ ุทَุงุฆِูَุฉٍ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ ูَุงุณْุชَุฃْุฐَู†ُูˆูƒَ ู„ِู„ْุฎُุฑُูˆุฌِ ูَู‚ُู„ْ ู„َู†ْ ุชَุฎْุฑُุฌُูˆุง ู…َุนِูŠَ ุฃَุจَุฏًุง ูˆَู„َู†ْ ุชُู‚َุงุชِู„ُูˆุง ู…َุนِูŠَ ุนَุฏُูˆًّุง ุฅِู†َّูƒُู…ْ ุฑَุถِูŠุชُู…ْ ุจِุงู„ْู‚ُุนُูˆุฏِ ุฃَูˆَّู„َ ู…َุฑَّุฉٍ ูَุงู‚ْุนُุฏُูˆุง ู…َุนَ ุงู„ْุฎَุงู„ِูِูŠู†َ (ูจูฃ)
“Maka jika Allah mengembalikanmu kepada suatu golongan dari mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), Maka katakanlah: “Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang.” (At Taubah: 83).

Renungilah ayat di atas baik-baik! Ketahuilah, Allah ta’ala tidak menyukai keberangkatan mereka dan Dia lemahkan mereka, karena tidak ada persiapan dan niat mereka yang tidak lurus lagi. Namun, bila seorang bersiap untuk menunaikan suatu amal dan ia bangkit menghadap Allah dengan kerelaan hati, maka Allah terlalu mulia untuk menolak hamba yang datang menghadap-Nya. Berhati-hatilah dari mengalami nasib menjadi orang yang tidak layak menjalankan perintah Allah ta’ala yang penuh berkah. Seringnya kita mengikuti hawa nafsu, akan menyebabkan kita tertimpa hukuman berupa tertutupnya hati dari hidayah.

Allah ta’ala berfirman,

ูˆَู†ُู‚َู„ِّุจُ ุฃَูْุฆِุฏَุชَู‡ُู…ْ ูˆَุฃَุจْุตَุงุฑَู‡ُู…ْ ูƒَู…َุง ู„َู…ْ ูŠُุคْู…ِู†ُูˆุง ุจِู‡ِ ุฃَูˆَّู„َ ู…َุฑَّุฉٍ ูˆَู†َุฐَุฑُู‡ُู…ْ ูِูŠ ุทُุบْูŠَุงู†ِู‡ِู…ْ ูŠَุนْู…َู‡ُูˆู†َ (ูกูกู )
“Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Quran) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat.” (Al An’am: 110).

Persiapkan Amal Shalih dalam Menyambut Ramadhan
Bila kita menginginkan kebebasan dari neraka di bulan Ramadhan dan ingin diterima amalnya serta dihapus segala dosanya, maka harus ada bekal yang dipersiapkan.

Allah ta’ala berfirman,

ูˆَู„َูˆْ ุฃَุฑَุงุฏُูˆุง ุงู„ْุฎُุฑُูˆุฌَ ู„ุฃุนَุฏُّูˆุง ู„َู‡ُ ุนُุฏَّุฉً ูˆَู„َูƒِู†ْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู†ْุจِุนَุงุซَู‡ُู…ْ ูَุซَุจَّุทَู‡ُู…ْ ูˆَู‚ِูŠู„َ ุงู‚ْุนُุฏُูˆุง ู…َุนَ ุงู„ْู‚َุงุนِุฏِูŠู†َ (ูคูฆ)
“Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka. dan dikatakan kepada mereka: “Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.” (At Taubah: 46).

Harus ada persiapan! Dengan demikian, tersingkaplah ketidakjujuran orang-orang yang tidak mempersiapkan bekal untuk berangkat menyambut Ramadhan. Oleh sebab itu, dalam ayat di atas mereka dihukum dengan berbagai bentuk kelemahan dan kehinaan disebabkan keengganan mereka untuk melakukan persiapan.

Sebagai persiapan menyambut Ramadhan, Rasulullah memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. ‘Aisyah radhiallahu ‘anhu berkata,

ูˆَู„َู…ْ ุฃَุฑَู‡ُ ุตَุงุฆِู…ًุง ู…ِู†ْ ุดَู‡ْุฑٍ ู‚َุทُّ ุฃَูƒْุซَุฑَ ู…ِู†ْ ุตِูŠَุงู…ِู‡ِ ู…ِู†ْ ุดَุนْุจَุงู†َ ูƒَุงู†َ ูŠَุตُูˆู…ُ ุดَุนْุจَุงู†َ ูƒُู„َّู‡ُ ูƒَุงู†َ ูŠَุตُูˆู…ُ ุดَุนْุจَุงู†َ ุฅِู„ุงَّ ู‚َู„ِูŠู„ุงً

“Saya sama sekali belum pernah melihat rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dalam satu bulan sebanyak puasa yang beliau lakukan di bulan Sya’ban, di dalamnya beliau berpuasa sebulan penuh.” Dalam riwayat lain, “Beliau berpuasa di bulan Sya’ban, kecuali sedikit hari.”[2]

Beliau tidak terlihat lebih banyak berpuasa di satu bulan melebihi puasanya di bulan Sya’ban, dan beliau tidak menyempurnakan puasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan.

Generasi emas umat ini, generasi salafush shalih, meeka selalu mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Sebagian ulama salaf mengatakan,

ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَุฏْุนُูˆْู†َ ุงู„ู„ู‡َ ุณِุชَّุฉَ ุฃَุดْู‡ُุฑٍ ุฃَู†ْ ูŠُุจَู„ِّุบَู‡ُู…ْ ุดَู‡ْุฑَ ุฑَู…َุถَุงู†َ ุซُู…َّ ูŠَุฏْุนُูˆْู†َ ุงู„ู„ู‡َ ุณِุชَّุฉَ ุฃَุดْู‡ُุฑٍ ุฃَู†ْ ูŠَุชَู‚َุจَّู„َู‡ُ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ
”Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan.”[3]

Tindakan mereka ini merupakan perwujudan kerinduan akan datangnya bulan Ramadhan, permohonan dan bentuk ketawakkalan mereka kepada-Nya. Tentunya, mereka tidak hanya berdo’a, namun persiapan menyambut Ramadhan mereka iringi dengan berbagai amal ibadah.

Abu Bakr al Warraq al Balkhi rahimahullah mengatakan,

ุดู‡ุฑ ุฑุฌุจ ุดู‡ุฑ ู„ู„ุฒุฑุน ูˆ ุดุนุจุงู† ุดู‡ุฑ ุงู„ุณู‚ูŠ ู„ู„ุฒุฑุน ูˆ ุฑู…ุถุงู† ุดู‡ุฑ ุญุตุงุฏ ุงู„ุฒุฑุน
“Rajab adalah bulan untuk menanam, Sya’ban adalah bulan untuk mengairi dan Ramadhan adalah bulan untuk memanen.”[4]

Sebagian ulama yang lain mengatakan,

ุงู„ุณู†ุฉ ู…ุซู„ ุงู„ุดุฌุฑุฉ ูˆ ุดู‡ุฑ ุฑุฌุจ ุฃูŠุงู… ุชูˆุฑูŠู‚ู‡ุง ูˆ ุดุนุจุงู† ุฃูŠุงู… ุชูุฑูŠุนู‡ุง ูˆ ุฑู…ุถุงู† ุฃูŠุงู… ู‚ุทูู‡ุง ูˆ ุงู„ู…ุคู…ู†ูˆู† ู‚ุทุงูู‡ุง ุฌุฏูŠุฑ ุจู…ู† ุณูˆุฏ ุตุญูŠูุชู‡ ุจุงู„ุฐู†ูˆุจ ุฃู† ูŠุจูŠุถู‡ุง ุจุงู„ุชูˆุจุฉ ููŠ ู‡ุฐุง ุงู„ุดู‡ุฑ ูˆ ุจู…ู† ุถูŠุน ุนู…ุฑู‡ ููŠ ุงู„ุจุทุงู„ุฉ ุฃู† ูŠุบุชู†ู… ููŠู‡ ู…ุง ุจู‚ูŠ ู…ู† ุงู„ุนู…ุฑ
“Waktu setahun itu laksana sebuah pohon. Bulan Rajab adalah waktu menumbuhkan daun, Syaban adalah waktu untuk menumbuhkan dahan, dan Ramadhan adalah bulan memanen, pemanennya adalah kaum mukminin. (Oleh karena itu), mereka yang “menghitamkan” catatan amal mereka hendaklah bergegas “memutihkannya” dengan taubat di bulan-bulan ini, sedang mereka yang telah menyia-nyiakan umurnya dalam kelalaian, hendaklah memanfaatkan sisa umur sebaik-baiknya (dengan mengerjakan ketaatan) di waktu tesebut.”[5]

Wahai kaum muslimin, agar buah bisa dipetik di bulan Ramadhan, harus ada benih yang disemai, dan ia harus diairi sampai menghasilkan buah yang rimbun. Puasa, qiyamullail, bersedekah, dan berbagai amal shalih di bulan Rajab dan Sya’ban, semua itu untuk menanam amal shalih di bulan Rajab dan diairi di bulan Sya’ban. Tujuannya agar kita bisa memanen kelezatan puasa dan beramal shalih di bulan Ramadhan, karena lezatnya Ramadhan hanya bisa dirasakan dengan kesabaran, perjuangan, dan tidak datang begitu saja. Hari-hari Ramadhan tidaklah banyak, perjalanan hari-hari itu begitu cepat. Oleh sebab itu, harus ada persiapan yang sebaik-baiknya.

Jangan Lupa, Perbarui Taubat!
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ูƒُู„ُّ ุงุจْู†ِ ุขุฏَู…َ ุฎَุทَّุงุกٌ ูˆَุฎَูŠْุฑُ ุงู„ْุฎَุทَّุงุฆِูŠู†َ ุงู„ุชَّูˆَّุงุจُูˆู†
“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.”[6]

Taubat menunjukkan tanda totalitas seorang dalam menghadapi Ramadhan. Dia ingin memasuki Ramadhan tanpa adanya sekat-sekat penghalang yang akan memperkeruh perjalanan selama mengarungi Ramadhan.

Allah memerintahkan para hamba-Nya untuk bertaubat, karena taubat wajib dilakukan setiap saat. Allah ta’ala berfirman,

ูˆَุชُูˆุจُูˆุง ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฌَู…ِูŠุนًุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆู†َ (ูฃูก)
“Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An Nuur: 31).

Taubat yang dibutuhkan bukanlah seperti taubat yang sering kita kerjakan. Kita bertaubat, lidah kita mengucapkan, “Saya memohon ampun kepada Allah”, akan tetapi hati kita lalai, akan tetapi setelah ucapan tersebut, dosa itu kembali terulang. Namun, yang dibutuhkan adalah totalitas dan kejujuran taubat.

Jangan pula taubat tersebut hanya dilakukan di bulan Ramadhan sementara di luar Ramadhan kemaksiatan kembali digalakkan. Ingat! Ramadhan merupakan momentum ketaatan sekaligus madrasah untuk membiasakan diri beramal shalih sehingga jiwa terdidik untuk melaksanakan ketaatan-ketaatan di sebelas bulan lainnya.

Wahai kaum muslimin, mari kita persiapkan diri kita dengan memperbanyak amal shalih di dua bulan ini, Rajab dan Sya’ban, sebagai modal awal untuk mengarungi bulan Ramadhan yang akan datang sebentar lagi.

Ya Allah mudahkanlah dan bimbinglah kami. Amin.

Waffaqaniyallahu wa iyyakum.

Buaran Indah, Tangerang, 24 Rajab 1431 H.
[1] Badai’ul Fawaid 3/699.
[2] HR. Muslim: 1156.
[3] Lathaaiful Ma’arif hal. 232
[4] Lathaaiful Ma’arif hal. 130.
[5] Lathaaiful Ma’arif hal. 130.
[6] Hasan. HR. Tirmidzi: 2499.



Mei 12, 2018



KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN


๐ŸŒปRamadhan adalah Bulan diturunkannya Al-Qur’an


Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al Qur’an diturunkan. Sebagaimana AllahTa’ala berfirman,

ุดَู‡ْุฑُ ุฑَู…َุถَุงู†َ ุงู„َّุฐِูŠ ุฃُู†ْุฒِู„َ ูِูŠู‡ِ ุงู„ْู‚ُุฑْุขَู†ُ ู‡ُุฏًู‰ ู„ِู„ู†َّุงุณِ ูˆَุจَูŠِّู†َุงุชٍ ู…ِู†َ ุงู„ْู‡ُุฏَู‰ ูˆَุงู„ْูُุฑْู‚َุงู†ِ ูَู…َู†ْ ุดَู‡ِุฏَ ู…ِู†ْูƒُู…ُ ุงู„ุดَّู‡ْุฑَ ูَู„ْูŠَุตُู…ْู‡ُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)

Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan, ”(Dalam ayat ini) Allah Ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi ’alaihimus salam.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 2/179)

๐ŸŒปSetan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฅِุฐَุง ุฌَุงุกَ ุฑَู…َุถَุงู†ُ ูُุชِّุญَุชْ ุฃَุจْูˆَุงุจُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ูˆَุบُู„ِّู‚َุชْ ุฃَุจْูˆَุงุจُ ุงู„ู†َّุงุฑِ ูˆَุตُูِّุฏَุชِ ุงู„ุดَّูŠَุงุทِูŠู†ُ

”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” ( HR. Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Al Qodhi ‘Iyadh mengatakan, “Hadits di atas dapat bermakna, terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu Jahannam dan terbelenggunya setan-setan sebagai tanda masuknya bulan Ramadhan dan mulianya bulan tersebut.” Lanjut Al Qodhi ‘Iyadh, “Juga dapat bermakna terbukanya pintu surga karena Allah memudahkan berbagai ketaatan pada hamba-Nya di bulan Ramadhan seperti puasa dan shalat malam. Hal ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Di bulan Ramadhan, orang akan lebih sibuk melakukan kebaikan daripada melakukan hal maksiat. Inilah sebab mereka dapat memasuki surga dan pintunya. Sedangkan tertutupnya pintu neraka dan terbelenggunya setan, inilah yang mengakibatkan seseorang mudah menjauhi maksiat ketika itu.”  (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 7/188)

๐ŸŒปTerdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan


Pada bulan ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah –yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan- saat diturunkannya Al Qur’anul Karim.

Allah Ta’ala berfirman,

ุฅِู†َّุง ุฃَู†ْุฒَู„ْู†َุงู‡ُ ูِูŠ ู„َูŠْู„َุฉِ ุงู„ْู‚َุฏْุฑِ (1) ูˆَู…َุง ุฃَุฏْุฑَุงูƒَ ู…َุง ู„َูŠْู„َุฉُ ุงู„ْู‚َุฏْุฑِ (2) ู„َูŠْู„َุฉُ ุงู„ْู‚َุฏْุฑِ ุฎَูŠْุฑٌ ู…ِู†ْ ุฃَู„ْูِ ุดَู‡ْุฑٍ (3

”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

Dan Allah Ta’ala juga berfirman,

ุฅِู†َّุง ุฃَู†ْุฒَู„ْู†َุงู‡ُ ูِูŠ ู„َูŠْู„َุฉٍ ู…ُุจَุงุฑَูƒَุฉٍ ุฅِู†َّุง ูƒُู†َّุง ู…ُู†ْุฐِุฑِูŠู†َ

”Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan: 3). Yang dimaksud malam yang diberkahi di sini adalah malam lailatul qadr. Inilah pendapat yang dikuatkan oleh Ibnu Jarir Ath Thobarirahimahullah (Tafsir Ath Thobari, 21/6). Inilah yang menjadi pendapat mayoritas ulama di antaranya Ibnu ‘Abbasradhiyallahu ‘anhuma. (Zaadul Masiir, 7/336-337)

๐ŸŒปBulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Do’a

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฅِู†َّ ู„ِู„ّู‡ِ ูِู‰ ูƒُู„ِّ ูŠَูˆْู…ٍ ุนِุชْู‚َุงุกَ ู…ِู†َ ุงู„ู†َّุงุฑِ ูِู‰ ุดَู‡ْุฑِ ุฑَู…َุถَุงู†َ ,ูˆَุฅِู†َّ ู„ِูƒُู„ِّ ู…ُุณْู„ِู…ٍ ุฏَุนْูˆَุฉً ูŠَุฏْุนُูˆْ ุจِู‡َุง ูَูŠَุณْุชَุฌِูŠْุจُ ู„َู‡ُ

”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar, dari Jabir bin ‘Abdillah. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10/149) mengatakan bahwa perowinya tsiqoh (terpercaya). Lihat Jaami’ul Ahadits, 9/224)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

ุซَู„ุงَุซَุฉٌ ู„ุงَ ุชُุฑَุฏُّ ุฏَุนْูˆَุชُู‡ُู…ُ ุงู„ุตَّุงุฆِู…ُ ุญَุชَّู‰ ูŠُูْุทِุฑَ ูˆَุงู„ุฅِู…َุงู…ُ ุงู„ْุนَุงุฏِู„ُ ูˆَุฏَุนْูˆَุฉُ ุงู„ْู…َุธْู„ُูˆู…ِ

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizholimi”. (HR. At Tirmidzi no. 3598. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan)

An Nawawirahimahullah menjelaskan, “Hadits ini menunjukkan bahwa disunnahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdo’a dari awal ia berpuasa hingga akhirnya karena ia dinamakan orang yang berpuasa ketika itu.” (Al Majmu’, 6/375)

An Nawawi rahimahullahmengatakan pula, “Disunnahkan bagi orang yang berpuasa ketika ia dalam keadaan berpuasa untuk berdo’a demi keperluan akhirat dan dunianya, juga pada perkara yang ia sukai serta jangan lupa pula untuk mendoakan kaum muslimin lainnya.” (Idem)

Raihlah berbagai keutamaan di bulan tersebut, wahai Saudaraku!

Semoga Allah memudahkan kita untuk semakin meningkatkan amalan sholih di bulan Ramadhan.

๐ŸŒSumber: Artikel muslim(dot)or(dot)id
__
๐Ÿ”ŠSilahkan disebar, semoga bermanfaat. Baarakallaahu fiikum..
➖➖➖●◎○◎●➖➖➖
Kemuslimahan Rumah Amal Muwahhidin (RAM)

๐Ÿ“ฒ instagram.com/kemuslimahan_ram
๐Ÿ“ฒ facebook.com/ram.kemuslimahan
๐Ÿ“ฒ www.ram.or.id




Mei 10, 2018


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ

Assalamu'alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh

๐Ÿ••Tinggal menghitung hari lagi, Ramadhan akan segera tiba. Sudah siapkah kita?

Ingin Ramadhan kali ini dilewati dengan penuh amal kebaikan ? Rumah Amal Muwahhidin solusinya, insyaaAllah

๐Ÿ’ชMari beramal di bulan penuh berkah bersama rumah amal muwahhidin dalam kegiatan SEMARAK RAMADHAN MUWAHHIDIN

๐Ÿ“ Dalam shahihain, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

ูƒَุงู†َ ุงู„ู†َّุจِู‰ُّ – ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… – ุฃَุฌْูˆَุฏَ ุงู„ู†َّุงุณِ ، ูˆَุฃَุฌْูˆَุฏُ ู…َุง ูŠَูƒُูˆู†ُ ูِู‰ ุฑَู…َุถَุงู†َ ، ุญِูŠู†َ ูŠَู„ْู‚َุงู‡ُ ุฌِุจْุฑِูŠู„ُ ، ูˆَูƒَุงู†َ ุฌِุจْุฑِูŠู„ُ – ุนَู„َูŠْู‡ِ ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ – ูŠَู„ْู‚َุงู‡ُ ูِู‰ ูƒُู„ِّ ู„َูŠْู„َุฉٍ ู…ِู†ْ ุฑَู…َุถَุงู†َ ، ูَูŠُุฏَุงุฑِุณُู‡ُ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†َ ูَู„َุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ – ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… – ุฃَุฌْูˆَุฏُ ุจِุงู„ْุฎَูŠْุฑِ ู…ِู†َ ุงู„ุฑِّูŠุญِ ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„َุฉِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar bersedekah. Semangat beliau dalam bersedekah lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya di bulan Ramadhan. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari no. 3554 dan Muslim no. 2307)

Dari hadits di atas masyaAllah, manusia terbaik dan manusia yang terpelihara dari dosa, begitu bersemangat melakukan kebaikan di bulan Ramadhan ini.

๐Ÿ”œ Ayo, tunggu apa lagi? Mari berlomba mencontoh beliau shallallahu 'alaihi wa sallam, kontribusi dan partisipasi antum baik materil maupun moril akan sangat bermanfaat dalam mensukseskan kegiatan ini, insyaaAllah.

Berikut rangkaian kegiatan SEMARAK RAMADHAN MUWAHHIDIN:

๐Ÿ“– Belajar Bahasa Arab
⏳Sabtu - Ahad pagi (08.00-09.30 WIB, 19 Sya’ban - 16 Ramadhan 1439 H)

๐Ÿฑ Buka Puasa bersama di 3 Panti Asuhan Berbeda
⏳Sesi 1 : 6 Ramadhan 1439 H
⏳Sesi 2: 17 Ramadhan 1439 H
⏳Sesi 3 : 22 Ramadhan 1438 H

๐Ÿ› Muslimah Berbagi
⏳9 Ramadhan 1438 H

๐Ÿฑ Buka Puasa di Surau Miftahul Jannah bersama Warga Sekitar Sekretariat Lembaga Rumah Amal Muwahhidin
⏳11 Ramadhan 1439 H

๐Ÿ›  Bakti Sosial di Desa Mualaf, Kec. Pahauman, Kab. Landak
⏳19 Ramadhan 1439 H

๐ŸŒŒ I’tikaf
⏳21 - 26 Ramadhan 1439 H

๐Ÿ“š Dauroh Islam Ilmiah Pasca Ramadhan
⏳8 - 11 Syawal 1439 H

Salurkan donasi terbaik untuk mendukung agenda ini!

Donasi dapat ditransfer ke rekening:
| Bank Syariah Mandiri
| Nomor Rekening 7118788464
| A.n. PANRAM L. Rumah Amal Muwahhidin

๐ŸŒ Untuk informasi update kegiatan lembaga RAM, silahkan kunjungi website kami di:
http://www.ram.or.id

▶ Serta social media resmi lembaga:
www.facebook.com/rampontianak
www.instagram.com/rampontianak
www.twitter.com/rampontianak

Yuk bantu share! Semoga menjadi amal kebaikan.

#SemarakRamadhanMuwahhidin
 #1439Hijriyah



April 27, 2018


✨ Menyambut Bulan Ramadhan✨


Seorang muslim seharusnya tidak lalai terhadap momen-momen untuk beribadah, bahkan seharusnya ia termasuk orang yang berlomba-lomba dan bersaing (untuk mendapatkan kebaikan) didalamnya. Allah Ta’ala berfirman (yang terjemahnya),

“ Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berloma-lomba.”  ( QS. Al-Muthaffifiin:26 )

 Maka bersemangatlah wahai saudara-saudara muslim dalam menyambut Ramadhan dengan cara-cara yang benar sebagaimana berikut ini:

 1. Berdo’a agar Allah mempertemukan dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat dan kuat, serta dalam keadaan bersemangat beribadah kepada Allah, seperti ibadah puasa, sholat dan dzikir.

Telah diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, bahwa dia berkata, adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki bulan Rajab, beliau berdoa,

ุงู„ู„ู‡ู… ุจุงุฑูƒ ู„ู†ุง ููŠ ุฑุฌุจ ูˆุดุนุจุงู† ูˆุจู„ุบู†ุง ุฑู…ุถุงู†

“ Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta pertemukanlah kami dengan Ramadhan.” ( HR. Ahmad dan Ath-Thabrani )

Demikian juga generasi terbaik terdahulu (as-salaf ash-shalih) berdoa agar Allah menyampaikan mereka pada bulan Ramadhan dan menerima amal-amal mereka.

Maka apabila telah tampak hilal bulan Ramadhan, berdoalah pada Allah:

ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ ุงู„ู„ู‡ู… ุฃู‡ู„ู‡ ุนู„ูŠู†ุง ุจุงู„ุฃู…ู† ูˆุงู„ุฅูŠู…ุงู† ูˆุงู„ุณู„ุงู…ุฉ ูˆุงู„ุฅุณู„ุงู… , ูˆุงู„ุชูˆููŠู‚ ู„ู…ุง ุชุญุจ ูˆุชุฑุถู‰ ุฑุจูŠ ูˆุฑุจูƒ ุงู„ู„ู‡

“ Allah Maha Besar, ya Allah terbitkanlah bulan sabit itu untuk kami dengan aman dan dalam keimanan, dengan penuh keselamatan dan dalam keislaman, dengan taufik agar kami melakukan yang disukai dan diridhai oleh Rabbku dan Rabbmu, yaitu Allah.” ( HR. At-Tirmidzi dan Ad-Darimi, dishahihkan oleh Ibnu Hayyan )

 2. Bersyukur pada Allah dan memuji-Nya atas dipertemukannya dengan bulan Ramadhan.

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata dalam kitabnya Al-Adzkaar,

“ Ketahuilah, dianjurkan bagi siapa saja yang mendapatkan suatu nikmat atau dihindarkan dari kemurkaan Allah, untuk bersujud syukur kepada Allah Ta’ala, atau memuji Allah (sesuai dengan apa yg telah diberikan-Nya ).”

Dan sesungguhnya di antara nikmat yang paling besar dari Allah atas seorang hamba adalah taufiq untuk melaksanakan ketaatan. Selain dipertemukan dengan bulan Ramadhan, nikmat agung lainnya adalah berupa kesehatan yang baik. Maka ini pun menuntut untuk bersyukur dan memuji Allah Sang Pemberi Nikmat lagi Pemberi Keutamaan dengan nikmat tersebut. Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak dan pantas bagi keagungan Wajah-Nya dan keagungan kekuasaan-Nya.

 3. Bergembira dan berbahagia dengan datangnya bulan Ramadhan.

Telah ada contoh dari Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau dahulu memberi berita gembira pada para sahabatnya dengan kedatangan Ramadhan. Beliau bersabda,

ุฌุงุกูƒู… ุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู†, ุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู† ุดู‡ุฑ ู…ุจุงุฑูƒ ูƒุชุจ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠูƒู… ุตูŠุงู…ู‡ ููŠู‡ ุชูุชุญ ุฃุจูˆุงุจ ุงู„ุฌู†ุงู† ูˆุชุบู„ู‚ ููŠู‡ ุฃุจูˆุงุจ ุงู„ุฌุญูŠู…… ุงู„ุญุฏูŠุซ

“ Telah datang pada kalian bulan Ramadhan, bulan Ramadhan bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa didalamnya. Pada bulan itu dibukakan pintu-pintu surga serta ditutup pintu-pintu neraka… .” ( HR. Ahmad)

Dan sungguh demikian pula as-salaf ash-shalih dari kalangan sahabat dan tabi’in, mereka sangat perhatian dengan bulan Ramadhan dan bergembira dengan kedatangannya. Maka kebahagiaan manakah yang lebih agung dibandingkan dengan berita dekatnya bulan Ramadhan, moment untuk melakukan kebaikan serta diturunkannya rahmat?

 4. Bertekad serta membuat program agar memperoleh kebaikan yang banyak di bulan Ramadhan.

Kebanyakan dari manusia, bahkan dari kalangan yang berkomitmen untuk agama ini (beragama Islam), membuat program yang sangat serius untuk urusan dunia mereka, akan tetapi sangat sedikit dari mereka yang membuat program sedemikian bagusnya untuk urusan akhirat. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran terhadap tugas seorang mu’min dalam hidup ini, dan lupa atau bahkan melupakan bahwa seorang muslim memiliki kesempatan yang banyak untuk dekat dengan Allah untuk mendidik jiwanya sehingga ia bisa lebih kokoh dalam ibadah.

Di antara program akhirat adalah program menyibukkan diri di bulan Ramadhan dengan ketaatan dan ibadah. Seharusnya seorang muslim membuat rencana-rencana amal yang akan dikerjakan pada siang dan malam Ramadhan. Dan tulisan yang anda baca ini, membantu anda untuk meraih pahala Ramadhan melalui ketaatan pada-Nya, dengan ijin Allah Ta’ala.

 5. Bertekad dengan sungguh-sungguh untuk memperoleh pahala di bulan Ramadhan serta menyusun waktunya (membuat jadwal) untuk beramal shalih.

Barangsiapa yang menepati janjinya pada Allah maka Allah pun akan menepati janji-Nya serta menolongnya untuk taat dan memudahkan baginya jalan kebaikan. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

ูَู„َูˆْ ุตَุฏَู‚ُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ู„َูƒَุงู†َ ุฎَูŠْุฑุงً ู„َู‡ُู…ْ

“ Maka seandainya mereka benar-benar beriman pada Allah, maka sungguh itu lebih baik bagi mereka .”( QS. Muhammad:21)

 6. Berbekal ilmu dan pemahaman terhadap hukum-hukum di bulan Ramadhan.

Wajib atas seorang yang beriman untuk beribadah kepada Allah dilandasi dengan ilmu, dan tidak ada alasan untuk tidak mengetahui kewajiban-kewajiban yang diwajibkan Allah atas hamba-hamba-Nya. Di antara kewajiban itu adalah puasa di bulan Ramadhan. Sudah sepantasnya bagi seorang muslim belajar untuk mengetahui perkara-perkara puasa serta hukum-hukumnya sebelum ia melaksanakannya (sebelum datang bulan Ramadhan), agar puasanya sah dan diterima Allah Ta’ala.

ูَุงุณْุฃَู„ูˆุง ุฃَู‡ْู„َ ุงู„ุฐِّูƒْุฑِ ุฅِู†ْ ูƒُู†ْุชُู…ْ ู„ุง ุชَุนْู„َู…ُูˆู†َ

“ Maka bertanyalah pada orang-orang yang berilmu jika kalian tidak mengetahui. ” (QS. Al-Anbiya’:7)

 7. Wajib pula bertekad untuk meninggalkan dosa-dosa dan kejelekan, serta bertaubat dengan sungguh-sungguh dari seluruh dosa, berhenti melakukannya serta tidak mengulanginya lagi.

Karena bulan Ramadhan adalah bulan taubat. Barangsiapa yang tidak bertaubat di dalamnya, maka kapankah lagi ia akan bertaubat? Allah Ta’ala berfirman,

ูˆَุชُูˆุจُูˆุง ุฅِู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฌَู…ِูŠุนุงً ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ُูˆู†َ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆู†َ

“ Dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian beruntung. ”(QS. An-Nur: 31)

 8. Mempersiapkan jasmani dan rohani dengan membaca dan menelaah buku-buku serta tulisan-tulisan, serta mendengarkan ceramah-ceramah islamiyah yang menjelaskan tentang puasa dan hukum-hukumnya, agar jiwa siap untuk melaksanakan ketaatan di bulan Ramadhan.

Demikian pulalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mempersiapkan jiwa-jiwa para sahabat untuk memanfaatkan bulan ini. Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam sempat bersabda pada akhir bulan Sya’ban,

ุฌุงุกูƒู… ุดู‡ุฑ ุฑู…ุถุงู† … ุฅู„ุฎ ุงู„ุญุฏูŠุซ

“ Telah datang pada kalian bulan Ramadhan …(sampai akhir hadits).”( HR. Ahmad dan An-Nasa’i ).

 9. Mempersiapkan dengan baik untuk berdakwah kepada Allah Ta’ala di bulan Ramadhan, melalui :

 Menghadiri pertemuan-pertemuan serta bimbingan-bimbingan dan menyimaknya dengan baik agar dapat disampaikan di masjid di daerah tempat tinggal.

 Menyebarkan buku-buku kecil, tulisan-tulisan serta nasehat-nasehat tentang hukum yang berkaitan dengan Ramadhan kepada orang-orang yang shalat serta masyarakat sekitar.

 Menyiapkan “hadiah Ramadhan” sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Hadiah tersebut dapat berupa paket yang didalamnya terdapat kaset-kaset dan buku kecil, yang kemudian pada paket tersebut dituliskan “hadiah Ramadhan”.

 Memuliakan fakir dan miskin dengan memberi sedekah serta zakat untuk mereka.

10.Menyambut Ramadhan dengan membuka lembaran putih yang baru, yang akan diisi dengan:

 Taubat sebenar-benarnya kepada Allah Ta’ala. Ta’at pada perintah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam serta meninggalkan apa yang dilarangnya.
Berbuat baik kepada kedua orang tua, kerabat, saudara, istri atau suami serta anak-anak.
Berbuat baik kepada masyarakat sekitar agar menjadi hamba yang shalih serta bermanfaat. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฃูุถู„ ุงู„ู†ุงุณ ุฃู†ูุนู‡ู… ู„ู„ู†ุงุณ

“ Seutama-utama manuia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. ”

Demikianlah seharusnya seorang muslim menyambut Ramadhan, seperti tanah kering yang menyambut hujan, seperti si sakit yang membutuhkan dokter untuk mengobatinya dan seperti seseorang yang menanti kekasihnya.

“ Ya Allah pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan dan terimalah amalan kami  sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ”
(Khalid bin ‘Abdirrahman ad-Durwaisy)

๐ŸŒSumber: Muslimah(dot)or(dot)id

๐Ÿ”ŠSilahkan disebar, semoga bermanfaat. Baarakallaahu fiikum..

➖➖➖●◎○◎●➖➖➖
Kemuslimahan Rumah Amal Muwahhidin (RAM)

๐Ÿ“ฒ instagram.com/kemuslimahan_ram
๐Ÿ“ฒ facebook.com/ram.kemuslimahan
๐Ÿ“ฒ www.ram.or.id



April 25, 2018




Antum ingin berorganisasi sambil beramal?
Ingin meningkatkan skill yang antum punya namun belum mendapat wadah yang tepat?

insyaaAllah Rumah Amal Muwahhidin solusinya

ูŠٰูۤ€ุงَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠْู†َ ุงٰู…َู†ُูˆْุۤง ุงِู†ْ ุชَู€ู†ْุตُุฑُูˆุง ุงู„ู„ّٰู‡َ ูŠَู†ْุตُุฑْูƒُู…ْ ูˆَูŠُุซَุจِّุชْ ุงَู‚ْุฏَุงู…َูƒُู…ْ

"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."
(QS. Muhammad 47: Ayat 7)

Tak dapat dipungkiri organisasi merupakan hal yang sangat penting dalam bersosialisai, baik dalam dunia pekerjaan maupun dalam berumah tangga. Manajemen waktu, kemampuan berbicara di depan umum, kemampuan berbicara dalam bahasa asing (arab dan inggris), memimpin suatu komunitas, memimpin sebuah keluarga, ataupun menjadi salah satu tim desain dalam sebuah perusahaan tentunya memerlukan skill yang baik, insyaaAllah dengan menjadi salah satu anggota Rumah Amal Muwahhidin, membentuk dan meningkatkan skill sambil beramal menolong agama Allah dan belajar tauhid akan antum dapatkan. 

Ayo buruan, tunggu apalagi? Kesempatan terbatas, hanya untuk antum yang ingin beramal sekaligus membangun skill serta mempunyai komitmen yang kukuh.

Syarat dan ketentuan menjadi anggota:
1. Meluruskan niat karena Allah subhanahu wa ta’ala
2. Muslim/muslimah dengan umur minimal 15 tahun
3. Mengikuti kursus bahasa arab dasar dari
    Ikhwan  : 05 Mei - 2 juni 2018
    Akhwat : 19 Mei - 2 Juni 2018
4. Berkomitmen untuk berkontribusi di RAM

Adapun bidang yang tersedia :

✅ Bidang Dakwah
Mengemas program kerja untuk pengembangan dakwah ilallah seperti dauroh islam ilmiah, buletin muwahhidin, serta poster dakwah.

✅ Bidang sosial
Terjun ke masyarakat dalam rangka bakti sosial di desa terpencil, kampung muallaf, bantuan fakir miskin, penyaluran fidyah, kafaroh, dana riba, bantuan kesehatan, dll

✅ Bidang pendidikan
Mendidik generasi muda hingga tua dalam program bahasa arab,program beasiswa untuk belajar agama di ponpes atau ma'had sunnah, taman pendidikan Al-quran (TPA), pendidikan anak usia dini (PAUD).

✅ Bidang Humas
Publikasi informasi terkait kegiatan Rumah Amal Muwahhidin, mengemas publikasi dalam bentuk desain grafis hingga video. Bidang humas juga mengelola channel youtube Syiar Muwahhidin, website serta akun media sosial resmi lembaga RAM.

✅ Bidang PSDM
Membuat program peningkatan skill anggota Rumah Amal Muwahhidin seperti pelatihan bahasa arab dan inggris, pelatihan deain grafis, tahsin, pelatihan publik speaking, serta pelatihan-pelatihan lainnya yang dibutuhkan untuk bersosialisasi dalam kehidupan bermasyarakat (tempat kerja, di rumah tangga, dll)

✅ Bidang Donasi Umat
Memberi wadah bagi masyarakat untuk berinfak dengan mudah dan dengan penyaluran yang kami lakukan sesuai sunnah tentunya, insyaaAllah. Melalui bidang ini, semua bidang dapat menjalankan program programnya dengan lancar, alhamdulillah.

✅ Bidang Kemuslimahan
Wadah pemberdayaan wanita muslimah khususnya pada kegiatan RAM yang berkaitan dengan kaum muslimah seperti berbagi jilbab syari dan sembako dalam program muslimah berbagi, serta membuat dan mempublish poster dakwah kemuslimahan.


Alur Pendaftaran:
1. Mengisi dan mengumpulkan formulir pendaftaran di sekretariat RAM atau pendaftaran bisa melalui link berikut: https://goo.gl/qsWR4J
2. Mengikuti screening pada waktu 04 Mei 2018
3. Mengikuti pengukuhan pada waktu yang ditentukan

๐Ÿ“ MASA PENDAFTARAN HINGGA 3 MEI 2018

Lokasi :
Jl. Hos Cokroaminoto, Gg. Bersatu, No. 32, Pontianak, Kalimantan Barat

Info lebih lanjut:
089693843001 (ikhwan)
08976567471   (akhwat)

Informasi Update Program RAM:
Website: ram.or.id
Facebook: rampontianak
Instagram: rampontianak
Twitter: @rampontianak




April 22, 2018


BANTUAN SOSIAL SANTUAN MUSIBAH KEBAKARAN OLEH BIDANG SOSIAL RAM


Alhamdulillah pada hari Sabtu, 5 Sya'ban 1439H / 21 April 2018 kami diberi kesempatan untuk menyalurkan bantuan berupa santunan musibah kebakaran dengan total sebesar Rp1.000.000,- kepada Bapak Firdaus dan Bapak Ishak selaku kepala keluarga yang tertimpa musibah. Kebakaran rumah terjadi di Jalan Kom Yos Sudarso  (Jeruju) Pontianak khususnya di Gg. Nenas pada hari Rabu pukul 23.30 WIB. Kebakaran ini menimpa 1 unit rumah milik warga bernama pak Firdaus. Rumah ini ditempati oleh dua kepala keluarga (Saudara Ipar Bapak Firdaus) dengan jumlah penghuni rumah 15 orang.

Sekian laporan yang dapat kami sampaikan. Mudah-mudahan amal para muhsinin yang beramal melalui lembaga ini diterima Allah. Aamiin.

Barokallahu fikum.

-----------------------------------
Lembaga Rumah Amal Muwahhidin
Jl. HOS Cokroaminoto (Merdeka Timur) Gg.Bersatu No.32 Pontianak, Kalimantan Barat

Informasi Update Program RAM:
Website: ram.or.id
Facebook: rampontianak
Instagram: rampontianak
Twitter: @rampontianak