Juli 01, 2014



Rumah Amal Muwahidin (RAM) mendapatkan informasi tentang keadaan kaum muslimin yang mu’alaf di Desa Sengah Temila, Kecamatan Pahuman, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Tergambar keadaan mereka sangat memprihatinkan dari segi pembinaan , kebutuhan hidup, pendidikan, suasana keagamaan, dan lain-lainya. Hasil musyawarah pengurus RAM diputuskan untuk membuat tim untuk mensurvei lokasi tersebut, pada hari ahad, tanggal 20/04/2014 pukul 06.00 -10.00 WIB.

Saat tiba di lokasi Alhamdulillah mendapatkan sambutan yang hangat dari warga Desa Sengah Temila beserta Ustad Shodiqin. Di Masjid Jabal Nur yang merupakan masjid di kampong tersebut kemudian kami bicara dengan obrolan-obrolan ringan bersama kaum muslimin sambil mencari informasi tentang keadaan kaum muslimin di daerah tersebut. Sehingga diketahui keperluan mereka untuk kemudian kita bisa informasikan kepada kaum muslimin di seluruh dunia terlebih khusus di Indonesia agar mau membantu saudara kita yang berada di sana dalam memperjuangkan agama Islam. Penggalangan dana yang nantinya kita salurkan kepada apa yang sangat mereka butuhkan saat ini lingkungan dan kondisi para muslimin di Otobasa, Kecamatan Pahuman, Desa Sengah Temila, Kabupaten Landak. Dari jalan raya masuk ke lokasi Kampung kurang lebih 12 Km. Mereka yang minoritas 20% adalah kaum muslimin di sana dalam aktivitas kesehariannya sering berbenturan dengan adat suku dayak, di mana segala prosesi dari bercocok tanam, pernikahan, kelahiran, dan kematian selalu dihubungkan dengan ritual yang penuh kesyirikan yang disertai pemotongan babi untuk kesakralan.

Islam memang sudah mulai menjamah kampung ini, namun syariatnya belum menyentuh kaum mu’alaf yang tetap kuat memegang prinsip dan kepercayaannya. Mungkin hanya beberapa saja yang benar-benar mau belajar serta menerapkan Islam dalam kesehariannya.
Agama bukanlah suatu prinsip, karena sebelum dan sesudah memilih agama, mereka tetap harus beriman pada jubata(Tuhan dayak) nya. Mereka bukan animisme, karena mereka percaya akan adanya pencipta yang mengatur dan memelihara dunia dan seisinya, mereka yakin adanya sangsi atau hukuman bagi pelaku kejahatan, mereka bersunat (babalak) dan di hari 7 kelahiran bayi juga diadakan syukuran dan pemberian nama, hanya saja yang disembelih adalah babi, tapi kemaksiatan menurut mereka dan Islam berbeda. Seperti syirik, mereka meyakini Tuhan mereka ada 7. Hal itu tidak bisa dirubah sekalipun mereka memiliki 3 Tuhan dalam kristen, atau Allah jika menjadi muslim. Judi, togel, dan sejenisnya menurut mereka adalah kebiasaan dan bisa dianggap rezeki jika memang dapat.

Minum arak juga adalah kebiasaan, tidak ada larangan dalam adat mereka, karena kadang dengan minum mereka akan menjadi kuat. Biasa dalam acara panen padi dan pekerjaan berat lain nya, mereka wajib minum arak beras bernama tajok, yang bule saja tidak mampu meminumnya.

Kekacauan dan kerusuhan adalah biasa, tapi mereka memiliki hukum qishas dan adat yang tidak bisa didamaikan oleh kejaksaan, bahkan jika terjadi kerusuhan/peperangan juga tidak dapat diamankan oleh aparat. Hukum sangat berlaku di sini, tapi keadilan sering dimonopoli atas nama suku dan agama. Berkaca dari pembunuhan da’i, pembantaian beberapa etnis, dan perobohan pondasi masjid yang lalu, sedikit demi sedikit kaum muslimin di sana yang minoritas mencari cara berdamai untuk menyebarkan dinul haq. Meskipun para pendeta pusat sering mengawasi gerak-gerik muslim, mereka yakin Allah akan membantu siapa saja yang menolong agama-Nya. Dengan demikan, mereka pun memulai pemagaran masjid dari binatang haram seperti babi dan anjing yang biasa masuk ke lingkungan masjid, serta membuat tempat wudhu agar memudahkan jamaah untuk bersuci, dikarenakan sumber air yang biasa digunakan untuk wudhu mati karena kekeringan di musim kemarau.






Berikut merupakan sedikit keadaan anak-anak di sana:



Haekal dan Chelsea adalah sama-sama anak dayak muslim yang memiliki kesamaan, yaitu orang tuanya masih beragama katolik. Ayah dan Ibu Haikal saat ini masih belum mendapat hidayah, ayahnya dulu seorang mu’alaf, namun ketika menikah dengan pujaan hatinya ia pun kembali murtad.
Karena di kampung mereka Sekolah Dasar teramat jauh dan tidak bisa ditempuh kecuali dengan berjalan kaki, akhirnya Haikal dititipkan ke paman dan neneknya yang teguh keimanannya. Seringnya Haikal diajak ke masjid, akhirnya Haikal pun meminta ijin untuk mengaji dan ikut sholat berjamaah tanpa sepengetahuan ibunya. Hanya ayahnya yang tahu.
Berbeda dengan Chelsea, ibunya adalah muslim melayu yang menikah dengan pria katolik, namun masih tetap dengan Islam sebagai agamanya. Chelsea sering mendapat hambatan dari ayahnya ketika ingin mengaji, tapi ibunya yang biasa memaksanya ke masjid. lambat laun ayahnya tidak lagi melarang Chelsea mengaji.
Anak-anak yang belajar mengaji tidak banyak, bahkan yang orang tuanya muslim jarang memotivasi anak-anak mereka untuk mengaji.

Alhamdulillah syi’ar Islam di sana telah berjalan secara estafet satu tahun ini. Saat ini ustad Shodiqin bersama istri beliau membina kaum muslimin di sana terutama anak-anak untuk menjadi seorang muslim yang sejati sekaligus sebagai generasi penerus untuk membangun desa tersebut.

Untuk itu mereka memerlukan bantuan dari para muhsinin berupa:
  1. Pengadaan pagar masjid
  2. Pakaian taqwa bagi laki-laki dan pakain muslimah bagi perempuan yg digunakan anak seukuran anak dari kelas 1 sampai dengan 6 SD dan krudung seukuran anak-anak seumuran tersebut.
  3. Pakaian layak pakai bagi anak-anak dan orang dewasa.
  4. 100 kardus indomie yang in sya Allah kita bagikan kepada kaum muslimin di sana.

Bagian depan Mesjid yang akan dipagar

Sisi Kanan Mesjid

Pagar sisi kanan Mesjid yang akan dipagar
 
Sisi Kiri Mesjid

Sisi Kiri Mesjid


Sisi kiri dan belakang Mesjid

Rencana Denah Pembuatan Pagar Mesjid


·         Panjang seluruh pagar (keliling) :  85 m



DAFTAR KEBUTUHAN
NoNama BarangJumlahSatuanHarga
(Rp)
Total
(Rp)
1Batako1,510buah1,2001,812,000
2Pasir2truk500,0001,000,000
3Semen35sak80,0002,800,000
4Besi (08)25batang47,0001,175,000
5Besi (05)5batang35,000175,000
6Kawat Beton2kg40,00080,000
7Paku 2"3kg20,00060,000
8Paku Mal15kg18,000270,000
9Upah Tukang1paket2,000,0002,000,000




TOTAL9,372,000



LAPORAN PENERIMAAN DONATUR UNTUK OTOBASA





NOTANGGALNAMAKETERANGANJUMLAH
(Rp.)
114 MEI 2014Ust. WaldiPontianak270,000
215 MEI 2014Hamba AllahKapuas Hulu100,000
316 MEI 2014AlfanPontianak200,000
421 MEI 2014SudarmadiPontianak10,000
522 MEI 2014Hamba AllahJakarta1,000,000
623 MEI 2014Hamba AllahPontianak500,000
725 MEI 2014Pak M YusufPontianak1,000,000
825 MEI 2014Hamba AllahPontianak200,000
926 MEI 2014Hamba AllahPontianak200,000
1026 MEI 2014Sri PujiartiPontianak200,000
1130 MEI 2014Masjid MuwahhidinPontianak500,000
1230 MEI 2014Hamba AllahPontianak200,000
1331 MEI 2014Orang Tua DedePontianak1,000,000
141 JUNI 2014Masjid NursalimPontianak1,000,000
151 JUNI 2014M . RasibPertamina Pontianak100,000
161 JUNI 2014AryadiPertamina Pontianak300,000
171 JUNI 2014NNPertamina Pontianak300,000
181 JUNI 2014HifdiPertamina Pontianak1,000,000
191 JUNI 2014Sofwan AmPertamina Pontianak2,000,000
201 JUNI 2014NNPertamina Pontianak300,000
212 JUNI 2014ImranPertamina Pontianak200,000
222 JUNI 2014Yani WPertamina Pontianak200,000
232 JUNI 2014Imam BPertamina Pontianak50,000
242 JUNI 2014AndityaPertamina Pontianak1,000,000
253 JUNI 2014Hamba AllahPontianak500,000

TOTAL PENERIMAAN12,330,000



Rabu, 4 juni 2014, 

Alhamdulillah sumbangan dari kaum musllimin untuk masyarakat muslim di otobasa telah terkumpul, yaitu:
  1.  Uang sejumlah Rp 12.330.000,00 yang akan digunakan untuk pembelian material pembuatan pagar masjid dan untuk renovasi masjid Jabal Nur
  2. 15 Dus Pakaian layak pakai
Pengurus Lembaga Rumah Amal Muwahhidin melakukan packing pakaian, dan melakukan persiapan untuk mengantarkan bantuan yang akan disumbangkan ke otobasa pada besok harinya. 



Kamis, 5 Juni 2014, 
Pukul 04.45 WIB
Tim dari Lembaga Rumah Amal Muwahhidin berangkat ke Otobasa dengan membawa bantuan dari kaum muslimin untuk masyarakat muslim di otobasa. Setalah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 3,5 jam, akhirnya tim sampai di masjid Al-Ikhlas Desa Pahuman, Kabupaten Landak untuk menemui Pak Ica, salah seorang tokoh masyarakat setempat yang juga merupakan orang yang pertama kali memberikan informasi kepada Lembaga Rumah Amal Muwahhidin mengenai otobasa.
Setelah berbincang-bincang dan beristirahat selama kurang lebih 1 jam, tim melanjutkan perjalanan ke otobasa bersama dengan Pak Ica dan beberapa warga Desa Pahuman.

Pukul 10.20 WIB
Tim sampai di masjid Jabal Nur Otobasa. Tim disambut hangat oleh masyarakat sekitar yang sudah berkumpul di masjid, dan juga disambut oleh Ustadz Sodikin yang merupakan tokoh agama di otobasa.
Tidak lama tim akhirnya memberikan bantuan yang telah terkumpul secara simbolis kepada penanggung jawab di otobasa. Masyarakat sekitar sangat bersahabat dan menyambut baik kaum muslimin dari daerah lain yang berkunjung ke tempat mereka. Ini merupakan salah satu hal yang membuat mereka bisa lebih istiqomah di atasa agama Islam ini, dikarenakan mereka melihat begitu eratnya persaudaraan sesama muslim yang mana saudara mereka dari tempat yang jauh mau datang untuk mengunjungi, melihat, dan memperhatikan kondisi saudaranya yang lain.




Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam  bersabda: "Tidaklah (sempurna) iman seseorang diantara kalian hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri". (HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallah juga bersabda: “Orang-orang mukmin itu ibarat satu jasad, apabila satu anggota badan sakit, maka seluruh jasad turut merasakan sakit dengan demam dan tidak dapat tidur.” (HR. Muslim)







TABEL PENGELUARAN

NO.TANGGALPENGELUARANBIAYA (Rp.)
14-Jun-20142 Rit Pasir1,200,000
24-Jun-2014Pembelian Buku Iqra' 18 Buah306,000
35-Jun-201435 Zak Semen2,625,000
45-Jun-201425 Batang Besi 8 Inch1,225,000
55-Jun-20145 Batang Besi 5 Inch140,000
65-Jun-20142 Kg Kawat26,000
75-Jun-20143 Kg Paku 2 Inch54,000
85-Jun-201415 Keping Papan Mal225,000
96-Jun-20141500 Buah Batako1,500,000
107-Jun-2014Konsumsi Pekerja (5 Orang)45,000
117-Jun-2014Batu 1 Truk600,000
128-Jun-2014Konsumsi Pekerja (6 Orang)40,000
139-Jun-20141 Batang Paralon 2,5 Inch63,000
149-Jun-20142 Buah Elbow 4510,000
159-Jun-2014Konsumsi (4 Orang)32,000
1610-Jun-2014Konsumsi (5 Orang)42,000
1711-Jun-2014Konsumsi (4 Orang)62,000
1812-Jun-2014Konsumsi (4 Orang)36,000
1913-Jun-2014Konsumsi (4 Orang)51,000
2013-Jun-2014Perbaikan Pagar1,000,000
2114-Jun-2014Konsumsi Pekerja (5 Orang)49,000
2214-Jun-2014Beras 10 Kg100,000
2314-Jun-2014Batako 100 Buah120,000
2415-Jun-2014Konsumsi Pekerja (7 Orang)36,000
2516-Jun-2014Konsumsi Pekerja (8 Orang)42,000
2616-Jun-2014Konsumsi Pekerja (7 Orang)36,000
2717-Jun-2014Upah Pekerja Dari 7 Juni S/D 17 Juni2,665,000
TOTAL12,330,000

Mari kita membuka hati dan membuka mata, masih banyak saudara-saudara kita kaum muslimin yang membutuhkan perhatian dari saudaranya yang lain agar mereka dapat tetap Istiqomah di atas agama mereka. Kita buka tangan kita, kita bantu dan kita rangkul saudara-saudara kita kaum muslimin, semoga bantuan yang kita berikan bisa bermanfaat bagi mereka dan menjadi pemberat timbangan kebaikan kita di akhirat kelak. Semoga mereka dan kita senantiasa diberi keistiqomahan di atas agama ini. Dan semoga kita semua dipertemukan Allah subhanahu wa ta’ala di surge-Nya kelak. Amiin Ya Rabbal ‘Alamiin..

0 comments:

Posting Komentar