Oktober 20, 2017

 

*** Buletin Muwahidin Edisi 42 Tahun ke-2 ***

Mengingat kematian merupakan perkara yang penting, kita tidak akan pernah tahu kapan ia datang hingga ajal benar-benar datang menjemput. Belum tentu kita meninggal ketika sudah tua, banyak pula yang masih muda dipanggil oleh Allah karena berbagai sebab. Dengan mengingat kematian, orang akan ingat bahwa akan ada kehidupan akhirat sesudah mati dan akan ada pembalasan atas segala amal perbuatan yang dilakukan selama hidup. Hal ini membuat orang berusaha memperbaiki dirinya selama hidup dan menghindari perbuatan yang jelek.

Kematian, sebuah kepastian bagi setiap makhluk Allah, yang datangnya tanpa melihat umur, kedudukan, tempat atau keadaan yang kita lakukan pada saat itu apakah orang tua, anak muda, anak kecil bahkan anak bayi yang baru lahir, kaya, miskin, di rumah, di jalan, di tempat ramai, sunyi ataukah dalam keadaan ibadah atau dalam melakukan maksiat (Na’uzubillah) kematian senantiasa menjemput kita sesuai ketetapan takdir Allah. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” [QS. Ali Imran: 185]

Seperti apa penjelasan dari manfaat mengingat kematian? Simak penjelasannya pada buletin muwahhidin edisi 42 tahun ke 2 berikut ini.

Waktu terbit: Jum'at, 30 Muharram 1439 | 20 Oktober 2017
Judul: "Manusia Pasti Mati"
Oleh: Ustadz Heriyadi, S.Pd.I. حفظه الله

Bagi ikhwah sekalian yg ingin memberikan kritik, saran maupun donasi untuk buletin muwahidin silahkan menghubungi nomor berikut:

+62 857-2389-1321 (Humas RAM)

Jazaakumullahu khairan

---

Update Informasi Program RAM: 
www.rumahamalmuwahidin.com
Facebook: rampontianak
Instagram: rampontianak
Twitter: @rampontianak

0 comments:

Posting Komentar