Februari 27, 2018

 

๐Ÿ“ Catatlah Ilmu Ketika di Majelis Ilmu ๐Ÿ“


Ada beberapa adab majelis ilmu yang mungkin sudah kita lupakan dan lalaikan, yaitu berusaha mencatat ilmu tersebut.

Seringnya kita datang ke majelis ilmu dengan niat yang kurang ikhlas, datang ke majelis ilmu hanya sekedar mendengarkan sambil santai-santai, itupun tidak serius, ada yang sambil bermain HP, ada yang sambil bersandar di posisi paling belakang dan adab yang tidak selayaknya ada di majelis ilmu yang mulia serta di doakan oleh para malaikat.

Bahkan ada yang niatnya kurang baik yaitu majelis ilmu dengan tujuan utama ngumpul-ngumpul, kopdar, ingin ketemu ustadznya atau tujuannya berdagang saja.
Semoga niat ini bisa diperbaiki agar mendapatkan keberkahan ilmu dengan adab majelis yang benar.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,

ู‚َูŠِّุฏُูˆุง ุงู„ْุนِู„ْู…َ ุจِุงู„ْูƒِุชَุงุจِ

 “Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya.” [Silsilah Ash-Shahiihah no. 2026]

Bahkan beliau memerintahkan sebagian sahabatnya agar menulis ilmu. Salah satunya adalah Abdullah bin ‘Amru. Beliau bersabda kepadanya:

ุงูƒْุชُุจْ، ูَูˆَุงู„َّุฐِูŠ ู†َูْุณِูŠ ุจِูŠَุฏِู‡ِ، ู…َุง ุฎَุฑَุฌَ ู…ِู†ْู‡ُ ุฅِู„َّุง ุญَู‚ٌّ

 “ Tulislah. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya. Tidaklah keluar darinya melainkan kebenaran” [HR. Ahmad 2/164 & 192, Al-Haakim 1/105-106, shahih]

Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata,

ุงู„ْุนِู„ْู…ُ ุตَูŠْุฏٌ ูˆَุงู„ْูƒِุชَุงุจَุฉُ ู‚َูŠْุฏُู‡ُ ู‚َูŠِّุฏْ ุตُูŠُูˆْุฏَูƒَ ุจِุงู„ْุญِุจَุงู„ِ ุงู„ْูˆَุงุซِู‚َู‡ْ
ูَู…ِู†َ ุงู„ْุญَู…َุงู‚َุฉِ ุฃَู†ْ ุชَุตِูŠْุฏَ ุบَุฒَุงู„َุฉً ูˆَุชَุชْุฑُูƒَู‡َุง ุจَูŠْู†َ ุงู„ْุฎَู„ุงَุฆِู‚ِ ุทَุงู„ِู‚َู‡ْ

Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang
Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja. [Diwan Syafi’I hal. 103]

Sampai-sampai Asy-Sya’birahimahullah berkata,

ุฅِุฐَุง ุณَู…ِุนْุชَ ุดَูŠْุฆًุง ูَุงูƒْุชُุจْู‡ُ ูˆَู„َูˆْ ูِูŠ ุงู„ْุญَุงุฆِุทِ

 “Apabila engkau mendengar sesuatu ilmu, maka tulislah meskipun pada dinding” [Al-‘Ilmu no. 146 oleh Abu Khaitsamah]

✔ Mencatat ilmu agar tidak mudah lupa


Daya ingat manusia lemah dan terbatas, karenanya kita dianjurkan agar mencatat ilmu. Dengan mencatat ilmu ketika di majelis, maka kita berusaha merangkum apa yang didengar dan mencatatnya.

Ini membuat lebih fokus ketika mengikuti majelis ilmu dan membuat ingatan lebih kokoh dan yang lebih penting sikap ini menunjukkan perhatian kita terhadap ilmu serta memulia ilmu agama yang berkah ini.

Tafsir surat Al-Alaq yaitu agar kita mencatat ilmu agar tidak mudah lupa, yaitu membaca dari tulisan.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata,

ู‚ู„ู†ุง: ู†ุนู… ู„ู‡ ุฏูˆุงุก ู€ ุจูุถู„ ุงู„ู„ู‡ ู€ ูˆู‡ูŠ ุงู„ูƒุชุงุจุฉ، ูˆู„ู‡ุฐุง ุงู…ุชู† ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ ุนู„ู‰ ุนุจุงุฏู‡ ุจู‡ุง ูู‚ุงู„: {ุงู‚ْุฑَุฃْ ุจِุงุณْู…ِ ุฑَุจِّูƒَ ุงู„َّุฐِู‰ ุฎَู„َู‚َ * ุฎَู„َู‚َ ุงู„ุฅِู†ุณَู€ู†َ ู…ِู†ْ ุนَู„َู‚ٍ * ุงู‚ْุฑَุฃْ ูˆَุฑَุจُّูƒَ ุงู„ุงَْูƒْุฑَู…ُ * ุงู„َّุฐِู‰ ุนَู„َّู…َ ุจِุงู„ْู‚َู„َู…ِ}. (ุงู„ุนู‚: 1 ู€ 4). ูู‚ุงู„ (ุงู‚ุฑุฃ) ุซู… ู‚ุงู„: {ุงู„َّุฐِู‰ ุนَู„َّู…َ ุจِุงู„ْู‚َู„َู…ِ } ูŠุนู†ูŠ ุงู‚ุฑุฃ ู…ู† ุญูุธูƒ، ูุฅู† ู„ู… ูŠูƒู† ูู…ู† ู‚ู„ู…ูƒ، ูุงู„ู„ู‡ ุชุจุงุฑูƒ ูˆุชุนุงู„ู‰ ุจูŠู† ู„ู†ุง ูƒูŠู ู†ุฏุงูˆูŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุนู„ุฉ، ูˆู‡ูŠ ุนู„ุฉ ุงู„ู†ุณูŠุงู† ูˆุฐู„ูƒ ุจุฃู† ู†ุฏุงูˆูŠู‡ุง ุจุงู„ูƒุชุงุจุฉ، ูˆุงู„ุงู† ุฃุตุจุญุช ุงู„ูƒุชุงุจุฉ ุฃุฏู‚ُّ ู…ู† ุงู„ุฃูˆู„، ู„ุฃู†ู‡ ูˆุฌุฏ ู€ ุจุญู…ุฏ ุงู„ู„ู‡ ู€ ุงู„ุงู† ุงู„ู…ุณุฌِّู„

“kita katakan, iya. Lupa ada obatnya –dengan karunia dari Allah- yaitu menulisnya. Karenanya Allah memberi karunia kepada hamba-Nya dengan surat Al-Alaq. Yaitu “iqra’” kemudian “mengajarkan dengan perantara pena”. Maksudnya, bacalah dengan hapalannya, jika tidak hapal maka dengan tulisanmu.

Allah Tabaraka wa Ta’ala menjelaskan kepada kita bagaimana mengobati penyakit ini yaitu penyakit lupa dan kita obati dengan menulis.

Dan sekarang menulis lebih mudah dibanding dahulu karena mudah didapatkan dan segala puji bagi Allah, sekarang bisa direkam.” [Mutshalah Hadits syaikh Al-Utsaimin]

✔ Ikat juga ilmu dengan amal


Di zaman sekarang di mana sarana tulis-menulis dan kemudahan copy-paste serta sarana sosial media internet, maka mencatat dan menyalin cukup mudah, karenanya ada ungkapan,

ู‚ูŠุฏ ุงู„ุนู„ู… ุจุงู„ุนู…ู„

 “ikatlah ilmu dengan mengamalkannya”

Ilmu lebih layak diikat dengan amal karena ilmu yang telah diikat dikitab-kitab telah banyak dilupakan. Apalagi di zaman ini kita sangat butuh terhadap amal, contoh akhlak mulia bagi masyarakat.

Wallahu a'lam

--------
๐ŸŒŽSumber: Muslim(dot)or(dot)id

➖➖➖●◎○◎●➖➖➖
Kemuslimahan Rumah Amal Muwahhidin (RAM)

๐Ÿ“ฒ instagram.com/kemuslimahan_ram
๐Ÿ“ฒ facebook.com/ram.kemuslimahan
๐Ÿ“ฒ www.rumahamalmuwahidin.com/




0 comments:

Posting Komentar